S̶a̶b̶t̶u̶ ̶b̶e̶r̶s̶a̶m̶a̶ ̶w̶o̶t̶a̶ Sabtu Yang Menyenangkan

Sabtu tanggal 25 kemarin cukup menjadi hari yang padat, pergi dari kosan jam 8 pagi nyampe balik kosan jam 23.30. Hari yang panjang.

Hari dimulai dengan perut yang tidak bersahabat, kecurigaan saya tertuju pada keripik pedas yang saya makan sebelum pulang kerja di hari Jumat. Jam menunjukan masih pukul 06.30, sial perut tidak membiarkan saya untuk tidur sedikit lebih lama, akhirnya sekalian menyelesaikan urusan dengan perut sekalian saja mandi.

Jam masih menunjukan jam 7 pagi, iseng maen game dulu dan lumayanlah dapat dua pertandingan, 1 menang 1 kalah. Jam 8 kurang mulai meninggalkan kosan, pergi menuju halte Trans Jakarta terdekat. Jam 08.30an sampai di halte transit, di sini mau ketemu i̶n̶t̶e̶l̶ teman di satu grup telegram, jam 8.35an ketemu dan saat mengontak satu orang lagi, seperti biasa beliau telat. Pantas saja namanya menjadi sinonim telat. Kelakuan.

Karena isu yang mengatakan beberapa jalur busway ditutup dikarenakan acara Asian Games kami akhirnya menggunakan Trans Jakarta di jalur yang berbeda, singkat cerita kami sampai di halte tujuan dan memutuskan jalan kaki menuju venue tempat diberlangsungkannya acara Kopi Darat Python di kantor Shopee.

Walau sempat salah tempat akhirnya kami berhasil menemukan gedungnya, dengan bantuan petugas di bawah kami dibantu untuk naik ke lantai atas tempat diberlangsukannya acara tersebut, ketemu ama teman di grup yang sama di atas, tapi nampaknya beliau berdua sibuk jadi kami memutuskan untuk nunggu di ruang tunggu(?).

Jam 10 pagi acara belum dimulai, tapi kami diajak keliling-keliling dulu kantor Shopee, ke ruangan anu, anu, dan anu. Sampai tempat akhir yaitu kafetaria lokasi dimana acara emang dilangsungkan. Kami dipersilahkan untuk mencari tempat duduk, ngambil snack, dan kopi. Gak perlu sungkan-sungkan katanya. Kopi dan Snack gratis ditawarkan di akhir bulan ke anak kos yang belum gajian? Ya anu ~.

Acara dimulai, tema pertama yaitu TDD di Python, lanjut dengan tema Machine Learning tentang pemberian saran kategori, terakhir tema ditutup dengan Chatbot. Acara dilanjut dengan tanya jawab dan kuis-kuis. Tak terasa ternyata jam sudah menunjukan pukul 12 dan mulai terdengar suara Adzan di hape orang sebelah, dan berbarengan dengan diizinkannya kami untuk mengambil makan siang.

Cukup mewah makan siangnya, dengan tambahan crepes sebagai cuci mulut. Saat makan dapet pesan dari yang telat tadi untuk nongkrong-nongkrong, jangan pulang dulu katanya. Akhirnya sekitar jam 14.30 kami ketemuan di halte GBK. Masuk ke tempat anu, keluar lagi untuk makan di KFC.

Jam di hape menunjukan pukul 16.30an, kami bertiga — ya ditambah orang yang telat tadi — memutuskan untuk meninggalkan KFC dan kembali masuk ke tempat anu untuk nonton pertunjukan penutupan sebuah acara. Ikut antre dan saya dapat tiket berwarna hijau dengan nomor 9, sedangkan mereka berdua dapat tiket biru nomor 12 kalau tidak salah.

Pertama tiket biru dipanggil, kalau tidak salah ingat mereka dipanggil diurutan ke 8, mereka berhasil dapat kursi kosong sepertinya. Giliran tiket hijau yang dipanggil, walau dapat tiket nomor 9 saya dipanggil sebelum antrian terakhir, sial saya pikir, sudah pasti tidak kebagian kursi dan harus berdiri kurang lebih dua jam. Akhirnya saya menempati area berdiri di pojok kanan, sempat khawatir dengan tiang yang “sedikit” menghalangi pandangan. Hadeuh penutupan show, berdiri, ada tiang pula, sial bener…. tadinya saya pikir begitu, ternyata kebalikannya.

Berdiri di posisi kemarin ternyata mendapatkan view yang pas, terlihat dengna jelas saat mbaknya tampil, baik di posisi kanan, tengah, atau kiri. Walaupun dari arah kiri panggung sedikit terhalang oleh tiang. Tapi, pada beberapa saat di beberapa lagu — seingat saya sekitar 3 — mbaknya datang ke area standing, dengan jarak kurang dari semeter, dengan pencahayaan yang menyorot mbaknya berdiri selama dua jam bukanlah hal yang buruk. Bonus saat “perpisahan” di akhir acara mbaknya masih menyempatkan mampir ke area berdiri. Sungguh penutupan yang sempurna di hari yang padat.